BerandaKasus Dinginvs HollywoodPerjalanan WaktuArsenalJika Mereka Hidup SekarangAsal-UsulCoba Aplikasinya
Surat-Surat Circleville: Kasus Misterius yang Menghantui Sebuah Kota di Ohio
10 Feb 2026Kasus Dingin6 menit baca

Surat-Surat Circleville: Kasus Misterius yang Menghantui Sebuah Kota di Ohio

Kisah lengkap kasus surat-surat Circleville: seorang penulis anonim mengirim ribuan surat ancaman ke sebuah kota Ohio. Ron Gillispie tewas setelah menerima salah satunya. Paul Freshour dihukum — namun surat-surat itu tak pernah berhenti.

Pada 1976, warga Circleville, Ohio — sebuah kota tenang berpenduduk sekitar 14.000 jiwa di selatan Columbus — mulai menerima surat-surat. Bukan surat biasa. Surat-surat ini ditulis tangan, mengancam, dan memuat detail-detail pribadi yang mengganggu. Penulis anonym itu tampaknya mengetahui segalanya tentang semua orang: perselingkuhan, rahasia, kebohongan, dan kehidupan pribadi yang dikira sudah tersimpan rapat.

Apa yang bermula dari segenggam catatan ancaman akan berkembang menjadi salah satu kasus kriminal paling aneh yang belum terpecahkan dalam sejarah Amerika, melibatkan percobaan pembunuhan, kematian mencurigakan, jebakan di papan nama jalan, dan vonis yang oleh banyak orang diyakini menghukum pria yang salah.

Surat-Surat Pertama

Surat-surat yang paling awal diketahui menyasar Mary Gillispie, seorang supir bus sekolah, dan suaminya Ron. Si penulis menuduh Mary berselingkuh dengan Gordon Massie, kepala dinas pendidikan setempat. Surat-surat itu memperingatkan Ron agar perselingkuhan dihentikan, atau si penulis akan membeberkannya ke publik.

Tulisan tangannya khas — huruf kapital semua, tercetak besar, ditulis dengan amarah yang nyata. Surat-surat itu memuat detail yang hanya bisa diketahui oleh seseorang yang dekat dengan pasangan itu. Dikirim tanpa alamat pengirim, cap pos dari Columbus, sekitar 50 kilometer ke utara.

Ron Gillispie murka. Bukan semata-mata kepada istrinya, melainkan kepada siapa pun yang menyiksa keluarganya. Ia bercerita kepada teman-teman dan keluarganya bahwa ia akan menemukan si penulis surat dan menghentikannya. Pada malam 19 Agustus 1977, Ron menerima sebuah telepon. Apa pun yang dikatakan dalam percakapan itu membuat ia menyambar pistolnya dan pergi dengan mobil ke dalam kegelapan malam.

Ia tidak pernah kembali dalam keadaan hidup.

Kematian di Jalan Westfall

Truk pikap Ron ditemukan menabrak pohon di sebuah jalan pedesaan di pinggiran kota. Ia sudah tewas. Pistol kaliber .25 miliknya tergeletak di kursi di sampingnya, dengan satu peluru yang telah ditembakkan. Koroner kabupaten memutuskan kematiannya adalah kecelakaan — Ron mabuk, kehilangan kendali, dan pistol meletus saat benturan.

Namun keadaannya mencurigakan. Mengapa ia membawa senjata? Siapa yang meneleponnya? Dan mengapa surat-surat itu tidak hanya terus berdatangan setelah kematiannya, tapi justru semakin banyak?

Dalam hitungan minggu, ratusan surat baru membanjiri kota. Sasarannya meluas ke dewan sekolah, politisi lokal, dan puluhan warga biasa. Si penulis menuduh berbagai warga melakukan korupsi, pelanggaran seksual, dan tindak kriminal. Beberapa tuduhan ternyata memang benar. Banyak lagi yang tampaknya merupakan rekayasa belaka untuk menimbulkan kerusakan sebesar-besarnya.

Surat-surat itu tiada henti. Pada puncaknya, para penyidik memperkirakan si penulis mengirim puluhan surat per minggu ke berbagai penerima di seluruh wilayah itu.

Mary Gillispie dan Jebakan Maut

Mary Gillispie tetap menjadi sasaran utama. Setelah kematian Ron, surat-surat kepadanya semakin agresif, menuntut agar ia mengakui perselingkuhan di hadapan publik. Ketika ia tidak menuruti, si penulis meningkatkan eskalasi.

Pada Februari 1983, saat mengendarai bus sekolah dalam rutenya, Mary melihat sebuah papan bertulisan tangan yang dipaku di pagar pinggir jalan. Papan itu menyebut namanya secara langsung dalam kaitannya dengan perselingkuhan bersama Massie. Ia menghentikan bus, turun, dan menarik papan itu.

Papan itu ternyata jebakan. Sebuah kotak kecil yang dipasang di bagian belakang papan berisi pistol kaliber .25 yang siap tembak — kaliber yang sama dengan yang menewaskan Ron — dengan tali yang diikat ke pelatuk dan terhubung ke papan. Seandainya Mary menariknya dengan cara yang berbeda, pistol itu akan langsung menembak ke arahnya.

Papan itu buatan kasar namun efektif sebagai perangkap. Dinas keamanan setempat mengambil alih penyelidikan dengan urgensi yang diperbarui. Pistol itu dilacak, dan mengarah ke seorang pria bernama Paul Freshour.

Penangkapan Paul Freshour

Paul Freshour adalah mantan ipar Mary Gillispie. Ia pernah menikah dengan saudara perempuan Ron, Karen, meski keduanya sedang dalam proses bercerai. Para penyidik mengaitkan pistol dalam jebakan itu dengan Freshour, dan ahli tulisan tangan menyatakan tulisannya konsisten dengan surat-surat tersebut.

Pada Oktober 1983, Freshour ditangkap dan didakwa dengan percobaan pembunuhan atas pemasangan jebakan papan itu. Ia tidak didakwa dengan penulisan surat — itu lebih sulit dibuktikan — namun jaksa berargumen bahwa pistol itu sudah cukup sebagai bukti.

Dalam persidangan, Freshour bersikeras ia tidak bersalah. Pembelaannya menunjukkan bahwa analisis tulisan tangan tidak meyakinkan dan siapa pun bisa mendapatkan pistol itu. Juri tetap memvonisnya bersalah, dan ia dijatuhi hukuman 7 hingga 25 tahun penjara.

Kasus selesai? Sama sekali tidak.

Surat-Surat Terus Berdatangan

Di sinilah kisah ini mengambil giliran paling menyeramkan. Setelah Freshour dikurung di penjara kabupaten Pickaway lalu dipindah ke penjara negara bagian, surat-surat terus berdatangan. Tulisan tangan yang sama. Pengetahuan intim yang sama tentang warga Circleville. Racun yang sama.

Si penulis bahkan mengirim surat kepada Freshour sendiri, mengejeknya: "Kapan kamu akan percaya bahwa kamu tidak akan keluar dari sana? Aku sudah bilang kepada mereka bahwa kamu tidak melakukannya. Kamu memang tidak."

Jika Freshour adalah si penulis, ia entah bagaimana melanjutkan kampanyenya dari balik jeruji besi, menyelundupkan puluhan surat tanpa terdeteksi. Jika ia bukan pelakunya, maka pelaku sesungguhnya masih bebas dan membiarkan pria yang tak bersalah mendekam di penjara.

Pihak penjara melakukan penggeledahan dan tidak menemukan bukti bahwa Freshour menulis atau mengirimkan surat. Cap pos tetap berasal dari Columbus. Para penjaga mengonfirmasi bahwa ia tidak memiliki akses ke pos luar selain saluran yang dipantau secara normal.

Freshour berkali-kali mengajukan permohonan pembebasan bersyarat. Setiap kali, tepat sebelum sidangnya, surat-surat baru tiba di dewan pembebasan bersyarat, seolah dirancang untuk membuatnya tetap terkurung. Ia berkali-kali ditolak.

Teori dan Tersangka

Kasus ini memunculkan spekulasi yang tak ada habisnya. Teori-teori paling umum meliputi:

Beberapa penulis. Sejumlah penyidik percaya surat-surat awal ditulis oleh satu orang, mungkin seseorang yang dekat dengan keluarga Gillispie, dan bahwa orang kedua mengambil alih — entah sebagai peniru atau kolaborator. Pergeseran nada dan sasaran setelah kematian Ron mendukung teori ini.

Karen Freshour. Mantan istri Paul memiliki motif, akses ke informasi pribadi tentang keluarga, dan tidak pernah diselidiki secara serius. Sejumlah peneliti percaya ia adalah si penulis atau bekerja sama dengan orang lain. Ia membantah keterlibatan hingga kematiannya pada 2014.

Jaringan penulis surat. Circleville adalah kota kecil. Beberapa penyidik berspekulasi bahwa banyak orang berkontribusi informasi kepada satu penulis, atau bahwa sekelompok warga menggunakan surat-surat itu sebagai senjata melawan orang-orang yang tidak mereka sukai.

Paul Freshour bertindak sendiri. Meskipun surat-surat terus datang dari penjara, ada yang masih percaya Freshour adalah si penulis yang menemukan cara menyelundupkan surat keluar. Teori ini mengharuskan kita percaya adanya persekongkolan di antara sesama narapidana atau penjaga yang korup.

Surat-Surat Akhirnya Berhenti

Paul Freshour dibebaskan dari penjara pada 1994 setelah menjalani hukuman penuh. Setiap permohonan pembebasannya selalu ditolak. Yang mencengangkan, tak lama setelah pembebasannya, surat-surat itu akhirnya berhenti.

Waktu penghentian ini bisa ditafsirkan dua arah. Jika Freshour adalah si penulis, pembebasannya berarti ia tidak lagi perlu memancing dari kejauhan. Jika ia bukan pelakunya, mungkin si penulis sesungguhnya merasa dendamnya sudah tuntas, atau takut bahwa Freshour yang kini bebas mungkin akhirnya dapat mengidentifikasi mereka.

Freshour menghabiskan sisa hidupnya dengan tetap menyatakan dirinya tidak bersalah. Ia meninggal pada 2012, tidak pernah dibersihkan namanya dan tidak pernah mengakui perbuatan apa pun.

Yang Kita Ketahui

Penulis surat Circleville meneror sebuah komunitas selama hampir dua dekade. Mereka mendorong satu pria ke kematiannya (atau membunuhnya), mencoba membunuh seorang wanita dengan jebakan, dan menghancurkan reputasi di seluruh kota. Mereka menunjukkan pengetahuan yang sangat intim tentang kehidupan pribadi puluhan orang dan kesabaran obsesif yang hampir bersifat patologis.

Surat-surat itu sendiri — diperkirakan lebih dari seribu — tidak pernah dianalisis dengan metode forensik modern seperti pengujian DNA pada perekat amplop atau perangkat lunak perbandingan tulisan tangan mutakhir. Banyak yang sudah hilang atau dimusnahkan.

Kantor Polisi Kabupaten Pickaway menganggap kasus ini sudah tertutup dengan vonis Freshour, meski ada masalah nyata bahwa surat-surat terus datang saat ia di penjara.

Bagi warga Circleville yang melewati masa-masa itu, misteri ini bukan sekadar kajian akademis. Seseorang di komunitas mereka, seseorang yang mungkin mereka kenal dan sapa setiap hari, menghabiskan bertahun-tahun untuk secara metodis meruntuhkan kehidupan mereka. Orang itu tidak pernah teridentifikasi, tidak pernah mengaku, dan tidak pernah menghadapi keadilan.

Kotak surat, yang dulu sekadar perabot sehari-hari, berubah menjadi sesuatu yang mengerikan. Di Circleville, Ohio, gema ancaman itu masih terasa, tak terhapus oleh waktu berapa pun lamanya.

Mau Menginterogasi Para Tersangka?

Ngobrol dengan tokoh sejarah dan ungkap kebenaran di balik misteri terbesar sepanjang masa.

Mulai Penyelidikan

Jangan lewatkan satu misteri pun

Dapatkan investigasi terbaru di kotak masukmu

Ulasan mendalam mingguan tentang kasus tak terpecahkan, Hollywood vs. sejarah, dan peradaban kuno. Tanpa spam. Bisa berhenti berlangganan kapan saja.