
Panduan Perjalanan Waktu ke London Victoria, 1850
Panduan bertahan hidup Anda di London Victoria 1850: kolera, asap batu bara, kode-kode kelas sosial, dan Sungai Thames yang berbau seperti got terbuka. Kota terbesar di dunia pada kondisi terburuknya.
Selamat datang di London, 1850 - kota terbesar di dunia, tempat dua juta jiwa berdesakan di jalanan berkabut, lampu-lampu gas berkedip menembus asap "pea-souper" yang terkenal itu, dan Sungai Thames berbau begitu busuk sehingga disebut "Great Stink." Ini adalah puncak Inggris Victorian: kekaisaran, industri, dan ketidaksetaraan yang dikemas dalam satu metropolis yang kotor namun cemerlang. Mari kita pastikan Anda bisa bertahan.
Apa yang Harus Dikenakan
Pria: Setelan wol gelap (hitam atau abu-abu arang), kemeja linen putih, rompi, topi tinggi, sepatu bot kulit, tongkat jalan, jam saku di rantainya. Sarung tangan wajib - tangan terbuka menandai Anda sebagai kelas bawah. Jika Anda berpura-pura sebagai kelas pekerja, gantilah setelan dengan celana tweed kasar, topi datar, dan sepatu bot kokoh yang berlumpur.
Perempuan: Gaun krinolin penuh (rok hoop di bawah berlapis-lapis petticoat), korset ketat, topi, sarung tangan, selendang. Warna penting - warna pastel untuk siang hari, warna permata untuk malam hari. Memperlihatkan pergelangan kaki adalah hal yang sangat tidak pantas. Rambut dalam ikal ketat atau sanggul. Hitam berkabung ada di mana-mana (Ratu Victoria masih akan berduka atas kematian Pangeran Albert pada tahun 1861, tapi budaya berduka sudah mengakar kuat).
Tips pro: Bawalah syal atau sapu tangan yang dibasahi minyak lavender. Anda akan membutuhkannya untuk menutupi hidung saat berjalan melewati got terbuka, rumah pemotongan hewan, atau Sungai Thames saat surut.
Apa yang Harus Dimakan
London Victorian berjalan dengan teh, pie daging, dan stratifikasi kelas.
Kelas Atas/Menengah:
- Sarapan: Bubur havermut, ginjal, bacon, roti panggang dengan selai jeruk
- Waktu Minum Teh: Scone, krim kental, sandwich kecil (mentimun atau selada air)
- Makan Malam: Daging sapi panggang, potongan kambing, sayuran rebus, trifle untuk pencuci mulut
Kelas Pekerja:
- Makanan Jalanan: Pie daging (isian yang dipertanyakan), tiram (murah!), pie belut, belut berbumbu, kastanye panas
- Pub: Puding daging sapi dan ginjal, roti dan lemak, telur asin, bir jahe
Yang harus dihindari: Jangan tanya apa isi sausage-nya. Jawabannya adalah "apapun yang tersapu dari lantai rumah pemotongan hewan." Juga, wabah kolera menyukai air yang terkontaminasi - tetaplah minum teh yang direbus atau ale.
Adat dan Etiket
Kelas adalah segalanya. Aksen, postur, dan potongan jas Anda menentukan ke mana Anda bisa pergi dan siapa yang akan berbicara dengan Anda. Kelas atas memiliki West End (Mayfair, Belgravia). Kaum miskin pekerja memenuhi East End (Whitechapel, Spitalfields). Jangan mencampurkan keduanya.
Kesopanan adalah baju zirah. Jangan pernah melakukan kontak mata langsung dengan seseorang di atas pangkat Anda. Selalu sapa kaum bangsawan dengan "Sir" atau "Madam." Mengangkat topi adalah kewajiban. Terlalu familiar bisa membuat Anda dipecat, ditangkap, atau ditantang duel.
Perempuan tidak memiliki hak apapun. Perempuan yang sudah menikah secara hukum tidak ada - properti, penghasilan, bahkan anak-anak adalah milik suami. Perempuan lajang harus memiliki pendamping. Berjalan sendiri setelah gelap memberi cap Anda sebagai pelacur. Jika Anda perempuan, bawalah teman pria atau karang-karanglah seorang saudara laki-laki fiktif.
Hari Minggu adalah hari suci. Segalanya tutup. Kehadiran di gereja diharapkan. Mabuk di tempat umum ditolerir dari Senin hingga Sabtu, tapi pada hari Minggu itu adalah skandal moral.
Bahaya yang Harus Dihindari
Kolera: Wabah 1854 akan datang. Jangan minum dari pompa-pompa umum. Tetaplah minum air rebus atau bir. Jika Anda melihat orang-orang muntah cairan kebiruan, larilah.
Sungai Thames: Ini adalah got terbuka. Satu juta warga London membuang limbah ke dalamnya setiap hari. Hindari menyentuh airnya. "Great Stink" tahun 1858 akan memaksa Parlemen akhirnya membangun sistem got, tapi untuk saat ini, itu adalah bahaya biologis.
Polusi Udara: Kebakaran batubara dari satu juta cerobong asap menciptakan "London Fog" yang begitu tebal sehingga Anda tidak bisa melihat sejauh lima kaki ke depan. Penyakit pernapasan membunuh ribuan orang. Bawalah pelindung pernapasan jika bisa.
Kejahatan: Pencopet, geng penodongan, pencuri mayat (perampok kuburan yang menjual jenazah ke sekolah-sekolah kedokteran), dan "pria kebangkitan" yang kadang-kadang membunuh untuk memenuhi permintaan. Polisi Metropolitan ada tapi kekurangan tenaga. Tetaplah di area yang terang. Bawalah senjata.
Pekerja Anak: Anak-anak berusia lima tahun bekerja shift 12 jam di pabrik-pabrik, tambang-tambang, dan cerobong asap. Jika Anda mencoba "menyelamatkan" mereka, Anda akan ditangkap karena penculikan. Moralitas Victorian mengatakan kemiskinan adalah kecacatan karakter, bukan kegagalan sosial.
Atraksi Wajib Dikunjungi
Crystal Palace (Hyde Park): Pameran Besar 1851 belum dibuka, tapi konstruksinya sedang berlangsung. Intiplah katedral besi dan kaca revolusioner karya Joseph Paxton untuk industri. Tahun depan, enam juta pengunjung akan terpana melihat 100.000 pameran dari seluruh kekaisaran.
British Museum: Masuk gratis. Pandangi Elgin Marbles (dicuri dari Yunani), Batu Rosetta (dicuri dari Mesir), dan tak terhitung banyaknya artefak yang dijarah selama ekspansi kolonial. Orang-orang Victorian menyebutnya "melestarikan sejarah."
Thames Tunnel (Rotherhithe ke Wapping): Terowongan bawah air pertama di dunia, dibuka pada tahun 1843. Berjalanlah di bawah sungai sambil menghindari pengemis dan pencopet. Ini lembab, mencekam, dan berbau seperti got, tapi ini adalah keajaiban rekayasa teknik.
Gin Palace: Pub bergilir dan berlampu gas tempat kaum miskin minum untuk melupakan kesengsaraan mereka. Gin lebih murah dari makanan. Mabuk merajalela. Bawalah uang tunai (tidak ada kartu kredit) dan jangan pamer kekayaan.
Madame Tussaud's Wax Museum (Baker Street): Lihat patung lilin yang tampak hidup dari Napoleon, Ratu Victoria, dan penjahat-penjahat yang telah dieksekusi. "Chamber of Horrors" menampilkan korban-korban guillotine dan pembunuh berantai. Kencan malam yang sempurna.
The Rookeries (Seven Dials, St. Giles): Kawasan kumuh terburuk London. Seluruh keluarga hidup di satu ruangan. Tuberkulosis, tifus, dan kekerasan adalah hal yang lumrah. Kunjungi hanya dengan pemandu lokal (dan perut yang kuat).
Tips Bahasa
Slang Victorian adalah dunia tersendiri:
- "How do you do?" = Sapaan standar (jawab dengan frasa yang sama, jangan jelaskan bagaimana keadaan Anda sebenarnya)
- "Taking the air" = Pergi jalan-jalan
- "Bamboozled" = Bingung
- "Coppers" = Polisi (dari kancing tembaga di seragam mereka)
- "Flash house" = Pub yang sering dikunjungi penjahat
- "Swells" = Orang-orang kaya
- "On the game" = Pekerja seks
Tinggalkan slang modern seperti "cool," "awesome," atau "okay" dan Anda akan langsung dicurigai.
Uang
Mata uang Inggris pra-desimal itu membingungkan:
- 1 pound (L) = 20 shilling
- 1 shilling (s) = 12 pence (d)
- 1 guinea = 21 shilling (digunakan untuk barang-barang mewah)
Seorang buruh kelas pekerja menghasilkan sekitar 15 shilling per minggu. Sepotong roti harganya 1 pence. Segelas bir harganya 2 pence. Bawalah uang kembalian kecil - pemilik toko tidak akan mau menukar uang kertas besar.
Tips Bertahan Hidup Terakhir
- Bohong tentang asal-usul Anda. Jika ditanya dari mana Anda berasal, katakan "dari koloni" (Australia, India, Kanada). Kekaiseranan itu luas; tidak ada yang bisa memverifikasinya.
- Hindari politik. Gerakan Chartist (pekerja yang menuntut hak pilih) sedang mendidih. Mengungkapkan gagasan-gagasan radikal bisa membuat Anda deportasi ke Australia.
- Hormati Sang Ratu. Victoria berusia 31 tahun dan sangat populer. Mengkritiknya adalah tindakan pengkhianatan.
- Perhatikan jadwal kereta. Jaringan kereta api sedang meledak. Stasiun-stasiun seperti King's Cross dan Paddington masih baru. Kereta cepat tapi penuh asap.
- Jangan memotret apapun. Fotografi memang ada (daguerreotype), tapi lambat dan mahal. Mengeluarkan ponsel pintar akan membuat Anda dibakar sebagai penyihir.
Mengapa Berkunjung?
London di tahun 1850 adalah sebuah paradoks: megah sekaligus mengerikan. Ini adalah London-nya Dickens - jalanan berkabut, anak-anak yatim, dan ketidaksetaraan - tapi juga mesin kekaisaran paling kuat di dunia. Anda akan menyaksikan kemanusiaan pada kondisi paling inovatifnya (kereta api, telegraf, industri) dan paling brutalnya (pekerja anak, kolonialisme, penyakit). Ini tidak nyaman, berbahaya, dan benar-benar tak terlupakan.
Hanya jangan minum airnya.
Untuk tampilan London setengah abad kemudian, lihat London Edwardian pada tahun 1905. Untuk bab yang lebih awal, coba London Restorasi pada tahun 1665.
Butuh Saran dari Orang yang Pernah Hidup di Sana?
Dapatkan kisah langsung dari orang-orang yang benar-benar mengalami momen bersejarah ini.
Tanya Mereka Langsung

